Latar belakang Bahasa Indonesia bisa menjadi Bahasa Internasional
Bahasa Indonesia
memiliki bentuk tulisan yang berbeda dengan pelafalannya-dilafalkan sebagaimana
dituliskan atau dituliskan sebagaimana dilafalkan. Bahasa Indonesia juga
terbuka terhadap unsur istilah asing disamping itu Bahasa Indonesia mulai mampu
mengungkapkan berbagai istilah bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Selain kepopuleran dan
kesederhanaannya, potensi Bahasa Indonesia menjadi Bahasa Internasional dilihat
dari beberapa faktor yang mendukung dan memengaruhinya. Faktor itu dapat
terbagi menjadi dua yaitu berasal dari Bahasa itu sendiri (intrabahasa) dan
faktor dari luar bahasa (ekstrabahasa).
1. Faktor
Intrabahasa
Bahasa Indonesia merupakan bahasa
sederhana sehingga mudah dipelajari. Bahasa Indonesia tidak membutuhkan
penggunanaan nada, tambahan partikel disetiap kata ataupun perubahan kata
akibat perbedaan waktu seperti yang terdapat pada beberapa bahasa asing. Dalam
Bahasa Indonesia, tidak terdapat perbedaan lafal dengan tulisan. Bahasa
Indonesia memiliki beberapa unggulan.
·
Bahasa Indonesia merupakan bahasa perhubungan sehari-hari.
·
Penggunaan bahasa Indonesia dinegara Indonesia merupakan penggunaan yang
tidak dibuat-buat. Tetapi merupakan sesuatu yang wajar karena kesadaran rakyatnya.
·
Bahasa Indonesia memiliki pendaharaan kata-kata yang berasal dari kata-kata
asing, terutama pada bidang pengetahuan.
·
Bahasa Indonesia merupakan bahasa pengantar untuk semua tingktan pendidikan
dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.
·
Penulisan ejaan bahasa Indonesia tidak menggunakan salah satu huruf daerah
yang ada di Indonesia. Penulisannya menggunakan huruf latin yang sudah
digunakan secara Internasional. Hal ini membuat bahasa Indonesia mudah
dipelajari karena lafal sesuai dengan lambang hurufnya. Bahasa Indonesia juga
relatif mudah beradaptasi dengan kata ataupun istilah asing.
·
Pembakuan lainnya adalah perubahan penetapan kaidah bahasa yang tertuang
dalam buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Buku tata bahasa itu
sudah beberapa kali mengalami revisi. Melalui buku itu, siapa pun dapat dengan
mudah mempelajari bahasa Indonesia, terlebih tata bahasa kita tidak mengenal
kala (pewaktuan atau tenses) sehingga mudah dipelajari.
2. Faktor
Ekstrabahasa
Faktor ini terbagi menjadi dua kelompok:
·
Faktor ekstrabahsa yang dapat memengaruhi secara langsung adalah jumlah dan
sikap penutur bahasa Indonesia. Indonesia dengan jumlah penduduk terbesar
keempat di dunia merupakan modal yang sangat penting untuk menjadikan bahasa
Indonesia sebagai bahasa Internasional.meskipun dalam kehidupan sehari-harinya
tidak menggunakan bahasa bahasa Indonesia secara aktif, hampir semua
penduduk Indonesia mengerti bahasa Indonesia.
·
Faktor ekstrabahsa yang dapat memengaruhi secara tidak langsung adalah daya
tarik kekayaan alam dan budaya Indonesia. Kekayaan alam Indonesia yang sangat
melimpah menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku ekonomi mancanegara untuk
berinvestasi di Indonesia. Hal ini berdampak positif terhadap bahasa Indonesia
karena bahasa Indonesia akan dipelajari oleh penutur asing.
Latar belakang Indonesia belum bisa menjadi Bahasa
internasional
Faktor penghambat itu meliputi kualitas
sumber daya manusia Indonesia yang masih rendah dan sikap mentalnya yang masih
kurang percaya diri. Faktor penghambat lainnya adalah:
1) Rendahnya
kualitas sumber daya manusia menyebabkan bahasa Indonesia sulit dikembangkanke
dunia internasional. Masih banyak warga negara Indonesia yang belum dapat
menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
2) Faktor
penghambat kedua terkait dengan mentalitas masyarakat Indonesia yang banyak
menganggap bahwa bahsa asing, khususnya bahasa Inggris, memiliki gengsi sosial
yang tinggi. Mereka lebih bangga menggunakan bahasa asing daripada bahasa
Indonesia. Ada kecenderungan penggunaan bahasa daerah dikalahkan oleh bahasa
Indonesia, sementara penggunaan bahasa Indonesia dikalahkan oleh bahasa
Inggris.
Daftar Pustaka :
http://asepferdiansyah71.blogspot.co.id/2016/08/faktor-faktor-pendukung-dan-penghambat.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar